
Imunitas dan Metabolisme Tangkal Serangan Asma
Ir. Masrukiah (Guru SMK, Komplek Citra Persada Asri, Banjarbaru, Kalimantan Selatan)
Wanita yang berprofesi sebagai guru sekaligus wakil kepala sekolah SMK YPK Banjarmasin ini sudah mengidap asma sejak lama. Derita asma Ir. Masrukiah membuatnya amat tersiksa, sulit bernafas dan batuk berkepanjangan. Asma yang diderita Masrukiah terutama disebabkan alergi terhadap debu yang memang sulit dihindarinya. Untuk mengatasinya ia harus minum obat dan disarankan menjaga kesehatannya.
Namun selain menderita asma ibu dari dua putra ini juga memiliki kadar kolesterol tinggi. “Kolesterol saya sering mencapai 225 mg/dl, dan itu membuat kepala nyeri dan berat, tengkuk sakit,” cerita wanita kelahiran Pagatan 1962 ini di Komplek Citra Persada Asri, Banjarbaru, rumahnya.
Kini, setahun sudah ia mengonsumsi Metabolis secara rutin dan ia boleh berbangga dengan hasil yang dicapai menyangkut kesehatannya. Ia sudah amat jarang menanggung asma yang kumat dan merasakan lega karena tak pernah batuk separah dulu. Semula ia diberitahu temannya tentang nilai lebih mengonsumsi Metabolis, terutama dari banyak kesaksian yang dimuat di berbagai suratkabar.
Penyakit asma biasanya berawal dari kebiasaan berkaitan dengan pola hidup, baik karena pengaruh kondisi cuaca, dipicu oleh makanan, debu dan sangat bergantung juga pada imunitas tubuh yang tidak prima. Kandungan isoflavon dalam kedelai berfungsi membentuk antibodi dan mampu menangkal serangan pengaruh buruk terhadap saluran pernafasan.
Penelitian juga membuktikan bahwa isoflavon dapat memperbaiki metabolisme tubuh sehingga tidak mudah dimasuki radikal superoksida dalam reaksi dismutasi. Jika metabolisme tubuh telah mencapai keadaan terbaiknya dengan sendirinya akan mempermudah penyerapan zat-zat gizi.
Lesitin yang ada dalam Metabolis berfungsi membantu pembentukan HDL untuk mengurangi pengumpalan (agregasi platelet) pada sel darah, juga mengemulsi (melarutkan) kolesterol dalam darah. Selain itu, fungsi isoflavon mengikis kolesterol dengan meningkatkan HDL.
Ir. Masrukiah mengaku bahwa kualitas kesehatannya jauh lebih baik sejak mengonsumsi Metabolis. “Ya, Sari Bubuk Kedelai Murni ini penting untuk meningkatkan kualitas metabolisme tubuh. Lagi pula setelah setahun minum, saya mulai merasakan minum Metabolis sebagai kebutuhan, seperti menu harian, gitu lho!” ungkapnya. Ditambahkannya bahwa penyajian Metabolis jauh lebih praktis karena dapat diseduh dengan air hangat atau panas atau dengan air dingin . Hal itu disebabkan karena memang tekstur Metabolis sangat halus dan lembut, mudah dilarutkan.
Testimoni lainnya :
- Jaga Pola Makan dan Metabolisme, Hindarkan Gangguan Maag (Hj. Ramlah).
- Asupan Suplemen Tingkatkan Metabolisme Tubuh (Evie Surya Dhana).
- Kram dan Nyeri Sendi, Upayakan Asupan Sari Kedelai Berkualitas (Farida Adam).
Komentar
Tidak Ada Komentar






