
Asupan Suplemen Tingkatkan Metabolisme Tubuh
Evie Surya Dhana (Ibu Rumah Tangga, Palu, Sulawesi Tengah)
Diabetes yang sudah diderita Ny.Evie Surya Dhana sejak 19 tahun lalu tak membuatnya putus asa untuk mencoba berbagai cara mengatasinya. Tapi semua usaha itu tak cukup membuahkan hasil sehingga wanita campuran Thionghoa dan Gorontalo ini pasrah harus minum obat setiap hari. Diabetes Itu pula yang membuat kondisi kesehatan tubuhnya menurun, lemas dan harus hati-hati menjaga pola makan. Ny. Evie mengaku kadar gula darahnya beberapa kali sangat tinggi yakni antara 484 sampai 540 mg/dl.
Tak hanya diabetes, ibu satu anak kelahiran 1959 ini ternyata juga mengidap kolesterol tinggi mencapai 255 mg/dl serta asam urat mencapai angka 12.52 jauh dari angka normal yang hanya 5.7. Berbagai keluhan itu tentu saja memaksanya mengonsumsi berbagai obat yang diresepkan dokter. “Saya memang cemas dengan efek samping minum obat terus menerus, tapi mau bagaimana lagi?” keluhnya.
Tapi bermula dari apotek “Novita” Palu yang menjadi langganannya, Evie Surya Dhana tertarik dengan produk susu kedelai Metabolis yang tersedia di sana. Ia memutuskan mengonsumsi Sari Bubuk Kedelai Murni Metabolis setelah berkonsultasi dan direkomendasikan dokternya. Sejak tiga bulan lalu ia mulai minum Metabolis secara teratur setiap hari di samping tentu saja tetap minum obat dokter. Hasilnya, Ny. Evie merasakan kemajuan dalam usaha menurunkan kadar gula darah, kolesterol dan asam urat jauh lebih baik sewaktu ia hanya mengandalkan obat saja. Perubahan juga terjadi pada staminanya yang meningkat dengan cukup baik.
Peningkatan kualitas kesehatan yang dicapai Ny. Evie dari asupan suplemen berupa sari bubuk kedelai tak lain karena Metabolis dikenal mengandung senyawa utama Isoflavon dan Lesitin yang cukup baik membantu metabolisme tubuh. Kualitas metabolisme tubuh secara simultan dengan sendirinya mendorong usaha mencapai kadar normal gula darah, kolesterol dan asam urat.
Isoflavon bekerja mirip dengan estrogen yaitu sebagai kardio-protektif melalui mekanisme perbaikan profil lipid, yaitu menurunkan kadar kolesterol, LDL dan trigliserid serta meningkatkan HDL terutama pada oranh-orang dengan kolesterol tinggi. Sementara susu kedelai yang mengandung asam amino glisin dan arginin mampu menjaga keseimbangan hormon insulin.
Bila kedelai dikonsumsi secara reguler, menurut peneliti Cassidy dan Setchell KD dapat mengantisipasi efek hormonal yang tidak proporsional pada wanita premenopause seperti Ny. Evie ini. Hal itu akan berkaitan dengan kualitas tulang yang dengan asupan sari kedelai dapat dicegah.
Metabolis yang bercita rasa lezat diolah dengan kualitas pengolahan yang terjamin sehingga sangat cocok dijadikan menu harian baik bagi mereka di usia muda maupun tua. Simak berbagai pengalaman dari mereka yang sudah mencoba.
Testimoni lainnya :
- Metabolisme Penting Melawan Kolesterol dan Asam Urat (Hj. Cunda Mambah Fadli).
- Metabolisme, Faktor Kualitas Stamina Prima (Nasrun).
- Jaga Pola Makan dan Metabolisme, Hindarkan Gangguan Maag (Hj. Ramlah).
- Kram dan Nyeri Sendi, Upayakan Asupan Sari Kedelai Berkualitas (Farida Adam).
- Imunitas dan Metabolisme Tangkal Serangan Asma (Ir. Masrukiah).
Komentar
Tidak Ada Komentar






